Sendang.

BMWCCI Kediri Chapter menutup bulan Maret 2019 dengan tiga acara sekaligus:

  • Arisan#3 emak-emak Bimmernita Kedirian.
  • Tiup lilin ultah adik Vino, salah seorang Bimmerkid Kedirian, putra dari Bulik Lucky Armada.
  • Dolan turing tipis-tipis ke wanawisata Jurang Senggani, Sendang.

Ketiga acara tersebut tentunya sekaligus menjadi ajang family-gathering. Ya, setiap bulan ada arisan emak-emak Bimmernita Kedirian yang sekaligus menjadi ajang pertemuan keluarga (family gathering).

Dan khusus arisan putaran ketiga ini lebih spesial lagi, karena bulik Lucky yang menjadi sohibul bait/tuan rumah sekalian menggelar momen tiup lilin buat si kecilnya yang ultah.

Plus karena tekape-nya di Tulungagung, beberapa rekan Kedirian memutuskan sekalian main ke lokasi wanawisata yang lagi ngehits.

Dik Vino, salah satu Bimmerkid Kedirian.

30% jalanan rusak.

Berjarak sekitar 20 km dari pusat kota Tulungagung, Jawa Timur, wanawisata dan bumi perkemahan Jurang Senggani ini berlokasi di kecamatan Sendang, satu daerah di lereng Gunung Wilis sisi Tulungagung. Sebagaimana kita ketahui, sisi-sisi Gunung Wilis menghadap ke enam kabupaten di Jawa Timur, yakni: Kediri, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, Trenggalek, dan Tulungagung.

Kawasan wisata Sendang ini ibarat Songgoriti, Batu atau mungkin Lembang, Bandung. Ada beberapa obyek wisata alam yang ada di sana. Pada umumnya adalah air terjun dan wanawisata yang merupakan taman yang sekaligus menjad bumi perkemahan, lokasi outbound, atau sekedar buat jalan-jalan saja.

Namun kawasan Sendang ini enggak seramai atau semeriah Batu ataupun Lembang. Meski ada beberapa obyek wisata, lokasinya masih relatif jauh lebih sepi ketimbang Batu ataupun Lembang. Dan ini justru enaknya.

Jarak 20 km rata-rata ditempuh dalam 40 menit. Sebab jalannya relatif sempit/tidak terlalu lebar: bisa buat simpangan kendaraan tanpa harus berhenti namun musti mengurangi kecepatan.

Dari kawasan perkoaan Tulungagung, lokasi mengarah ke luar kota melintasi perkampungan. Hingga ruas terakhir jalanan kemudian memasuki kawasan hutan.

Semakin mendekati lokasi, jalannya berganti jalan cor/concrete dan di beberapa ruas masih makadam, atau lebih tepatnya aspal namun dengan kondisi rusak. Lokasi jalan rusak ini sudah memasuki kawasan hutan, sempit, berkelok, dan kendaraan harus bergantian jalan jika bersimpangan.

Secara total, mungkin sekitar 30% dari keseluruhan ruas ini yang kondisi jalannya sempit, berkelok, dan rusak.

Meski demikian, BMW dengan kondisi standar masih teramat lancar untuk melintasi atau melalui ruas tersebut. Hanya BMW yang udah diceper saja yang akan kesulitan bahkan mungkin tidak mungkin untuk melintasinya.

Terbayarkan.

Perjuangan melintasi jalur ke Sendang dan konsentrasi tinggi untuk melintasi ruas jalan rusak, sempit, dan berkelok ini langsung terbayarkan saat kita sudah masuk ke kawasan wanawisata bumi perkemahan Jurang Senggani, Sendang, Tulungagung.

Berada di sebuah lereng, lokasinya telah ditata rapi. Rumput liar telah diganti dengan rumput taman, menghampar di bawah pepohonan pinus di sepanjang mata memandang.

Lokasi parkir lumayan menampung banyak kendaraan. Faslitas umum juga tersedia dengan sangat memadai: kafetaria, kamar mandi/toilet, juga mushalla.

Udaranya dingin, sudah pasti tentunya.

Ada panggung yang telah disiapkan pengelola wanawisata jika ada yang hendak menggelar event yang memerlukan panggung di situ.

Area perkemahan juga dapat menampung ratusan tenda.

Ada jalan setapak yang sudah dperhatikan keamanannya untuk pengunjung berjalan-jalan atau menuju gazebo di puncak sebuah bukit. Fasilitas outbond juga tersedia dengan pemesanan sebelumnya.

Tiket masuk lokasi juga relatif murah. Satu mobil dengan dua orang dewasa hanya cukup membayar 15 rb saja.

Sepertinya, lokasi ini menarik digunakan untuk menggelar Bimmercamp lagi: kemping ala bimmerfan, yang lokasinya musti bisa dijangkau dengan membawa mobil sedan yang memiliki ground-clearance rendah, tidak setinggi SUV.

Candi Sawentar.

D’traveller adalah sekelompok anak muda yang suka akan tantangan dan petualangan menjelajah tempat tempat wisata alam, wisata sejarah, bahkan spot-spot yang masih belum banyak orang tahu keberadaannya;

yang mana mereka bukan hanya bersenang senang namun juga menelisik sejarah sejarah dari tujuan perjalanan mereka. “Sejarah” inilah yang mungkin banyak kita lupakan.

Era sekarang, kebanyakan kita pergi kesuatu tempat entah wisata alam atau objek sejarah atau apapun itu yang mungkin hanya untuk berburu foto untuk koleksi dan update status media-sosial kita saja, tanpa mau tau akan sejarah-sejarah dari apa yang kita tuju.

Jangan sampai kita tergolon kaum yang cuman seperti itu ya gaes?

Sejarah adalah makanan otak yang bisa kita konsumsi dengan ringan.

Dari sejarah masa lalu, kita bisa menjalani masa sekarang dan mempersiapkan masa depan.

Dan, bersama BMW-mu, sudahkah kita menjelajahi situs bersejarah: menjelajahi waktu dari masa ke masa?

โ€œHistory never really says goodbye. History says, โ€˜See you later.’

Eduardo Galeano.

“Jas merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah.”

Soekarno.

Arsip

Dari semua aset negara yang ada, arsiplah yang paling berharga. Warisan nasional dari generasi ke generasi yang sangat perlu untuk dilestarikan. Tingkat keberadaban negara dilihat dari pemeliharaan dan pelestarian terhadap arsipnya.

Sir Arthur G, Kanada 1924.

Tak terasa, 2019 ini telah lima tahun usia BMWCCI Kediri Chapter. Konon, ini adalah usia kritikal dalam membentuk perjalanan kebersamaan. Sebuah entitas bisnis mungkin akan menemukan bentuk (manajemen rumah tangga)nya setelah menjalani lima tahun perjalanan. Pun dengan beragam organisasi, institusi, atau entitas apapun. Termasuk klub kecil imut BMWCCI Kediri Chapter ini.

Beragam suka-duka sedih-tawa tangis-gembira memang pada kenyataannya mewarnai perjalanan klub resmi BMW yang berada di kawasan Kediri Raya ini.

Mulai hal-ihwal kendaraan seperti kecelakaan yang dialami warga Kedirian, evakuasi kendaraan rekan yang berkendala di perjalanan. italian tuning tengah malam, ngoprek dan troubleshooting, hingga bersama-sama menyatukan semangat menjalani turing panjang;

atau hal-ihwal kekeluargaan seperti meninggalnya keluarga inti, lahirnya baby bimmer baru Kedirian, warga yang telah bertemu jodohnya dan menikah, arisan emak-emak Bimmernita Kedirian yang ostosmastis sekaligus family gathering, kopdar rutin, datangnya warga-rekan/teman-member/anggota baru maupun warga yang dengan baik-baik pamit secara fisik meninggalkan klub karena satu dan lain hal namun berjanji bahwa hati dan jiwanya masih bersama BMWCCI Kediri Chapter, hingga hal-hal ringan sederhana semacam ngopi dadakan.

Semuanya berbaur menjadi satu dalam tubuh keluarga mungil BMWCCI Kediri Chapter ini.

Sebagai klub BMW resmi, BMWCCI Kediri Chapter memang berpegang hanya pada regulasi klub yang tertuang pada AD/ART. Dan dalam lima tahun perjalanan ini, telah banyak arsip terproduksi karena sebab dijalankannya roda pemerintahan dan manajemen klub. Ada surat resmi, notis/pemberitahuan, poster-poster klub, (e)flyer, banner-banner, hingga foto-foto atau video dokumentasi kegiatan.

Pun dalam kesehariannya, di samping hal resmi klub, banyak hal alamiah kekeluargaan yang berlangsung dan terjadi sebagaimana segenap kisah di atas: kelahiran dan kematian, turing dan kopdar, rembug warga (rapat/meeting) dan ngobrol santai, ngoprek dan troubleshooting, evakuasi unit dan italian tuning, dll.

Semua perjalanan bersama sang waktu tersebut, umumnya terekam dalam segala format rekaman, baik foto, video, atau tulisan yang tercecer mulai dari grup WA internal Kedirian hingga blog resmi seperti yang Anda baca ini.


Meski BMWCCI Kediri Chapter masih baru lima tahun menjalani waktu, namun tiada terasa rekaman perjalanan seiring masa ini begitu bejibun. Khususnya segala berkas dalam format digital, karena memang kebijakan semua publikasi, komunikasi, dan interaksi dalam manajemen dan rumah tangga klub menggunakan saluran digital: IG, FB Page, grup WA internal Kedirian maupun internal BMWCCI, dan email serta cloud storage.

Dari awal-awal yang hanya sedikit menerbitkan surat atau segala macam berkas fisik/tercetak, semakin ke sini bukannya semakin banyak berkas fisik yang terproduksi justru malah sebaliknya: semakin sedikit lagi dan bahkan bisa dibilang sudah nyaris tak pernah ada berkas fisik/tercetak yang diproduksi.

Berkas fisik yang masih diproduksi mungkin hanya banner saja untuk kegiatan-kegiatan klub. Selebihnya, semua dalam bentuk digital. Andai saja panel/layar monitor berukuran super besar bisa murah untuk dibeli atau disewa, banner kegiatan klub mending dipajang melalui panel monitor ekstra raksasa saja. Jadi tak perlu ada banner yang kemudian tak bisa dipakai lagi.

Lainnya banner, surat dan berkas tercetak sepanjang 2018 ini hanya berkas surat-surat saat BMWCCI Kediri Chapter mengajukan pembukaan rekening resmi chapter untuk mewadahi segala transaksi finansial klub.

Alhasil, bisa dikata semua berkas tersimpan dalam lima tahun usia BMWCCI Kediri Chapter adalah berkas dalam format digital.


Metode penyimpanan.

BMWCCI Kediri Chapter memiliki tiga kategori berkas untuk disimpan yang mana klasifikasi berkas ini juga menentukan jenis media penyimpanannya.

  • Berkas mentah, yang bisa disimpan bisa tidak.
  • Berkas dukungan, yang perlu disimpan, namun jika hilang masih bisa direproduksi lagi atau kalaupun toh hilang, tidak akan mengganggu jejak sejarah dan/atau menghilangkan kearsipan itu sendiri.
  • Berkas penting & utama, yang wajib disimpan dan diamankan. Ini meliputi seluruh berkas administrasi rumah-tangga BMWCCI Kediri Chapter.

Berkas mentah biasanya terdiri dari gambar-gambar yang didownload untuk membuat sebuah eflyer dll. Jika gambar ini hilang, maka akan bisa dicari lagi di internet. Berkas-berkas ini cukup disimpan di media penyimpanan harddisk atau bahkan langsung dihapus ketika semua telah purna.

Berkas dukungan biasanya terdiri dari foto atau video kegiatan. Sebenarnya berkas ini penting, sebab jika hilang, semua tidak akan bisa diulang lagi. Namun foto dan video kegiatan biasanya semuanya telah diuanggah ke laman Facebook secara internal, dengan foto-foto/video yang telah terseleksi akan dipublikasikan terbuka melalui beragam akun media sosial resmi BMWCCI Kediri Chapter disamping tetap disimpan di perangkat penyimpanan dengan status tak akan dihapus.

Berkas utama, nah ini yang paling penting: selain tetap disimpan di media penyimpanan, berkas utama ini disimpan juga di awan penyimpan (cloud storage) – bahasa Indonesia masih memadankan dengan istilah penyimpanan awan, sementara izinkan kami di sini menggunakan frasa awan penyimpan(an).

Dalam lima tahun perjalanannya ini, BMWCCI Kediri Chapter ternyata hanya memerlukan satu wadah awan penyimpan, yakni Google Drive -yang (akan) berganti merk dagang menjadi Google One dengan kapasitas gratis 15GB.

Namun dalam lima tahun ini, kapasitas segitu ternyata sudah penuh.

Untungnya kita masih mungkin untuk membuat akun Google baru lagi, hanya dengan berbekas nomor ponsel yang belum teraktivasi untuk membuat akun Google. Di sini artinya kita bisa menambah 15GB lagi, yang asumsinya bisa diisi dengan berkas penting untuk lima tahun ke depan lagi.

Adapun media penyimpanan yang dipakai, saat ini masih menggunakan HDD (hard disk drive) yang di dalamnya berisi piringan magnetik bergerak, yang sekalipun dibuat sangat aman oleh pabrikannya, namun ini masih menyimpan potensi rusak dikarenakan adanya benda bergerak di dalam tubuhnya.

Ke depannya, doakan BMWCCI Kediri Chapter akan memiliki kemampuan untuk menambah inventaris SDD (solid state disk), media simpan terbaru yang berisi chip elektronis yang relatif sangat aman dari benturan, jatuh, dan kecelakaan ringan lainnya.

Seiring dengan semakin murahnya harga komersial awan penyimpan, mungkin ke depannya ada kemungkinan kita semua baiknya mulai memindah semua berkas penting bukan hanya di media simpan saja, melainkan langsung digandakan penyimpanannya ke awan penyimpan.

Hanya saja untuk saat ini, dalam hitung-hitungan kas vs berkas BMWCCI Kediri Chapter, itu semua masih dipandang belum perlu dulu. Sekali lagi ini masih pertimbangan saat ini, yang ke depannya mungkin akan berbeda.

Itulah sedikit cerita dibalik metode pengarsipan yang ada di belakang dapur rumah-tangga BMWCCI Kediri Chapter.

Mohon saran dan masukan rekan-rekan semua sekalian. Terima kasih telah membaca.

Kaluwarga.

Kaluwarga/keluarga adalah hal yang paling utama dalam hidup ini. Sebab kita berasal dan berangkat dari keluarga, serta kembali pulang hanya untuk/pada keluarga. Maka, selalu dahulukanlah keluarga. Oleh karena itu, jangan sampai kegiatan klub terganggu oleh acara keluarga.

BMWCCI Kediri Chapter.
Cinta BMW (untuk) cinta keluarga.
Blue-family of @bmwccikedirichapter Featuring our great lady bimmer @luckyarmada_bmwcci & her lovely bimmerkids. https://www.instagram.com/bmwccikedirichapter/p/BqlcnHUHMCm/

Sebentar…. Awalnya kutipan di atas sepertinya keren: “Maka dahulukanlah keluarga.”

Akan tetapi berikutnya: “… jangan sampai kegiatan klub terganggu oleh acara keluarga.”

Lho?

Kenapa bertolak belakang?

Inilah kaluwarga kecil imut BMWCCI Kediri Chapter, yang minimalis jumlah warganya dan tinggal di kota-kota yang imut. Kebanyakan area di daerah tugas dan kewenangan BMWCCI Kediri Chapter yang membawahi kawasan Kediri Raya dan sekitarnya ini masih berupa kawasan rural/pedesaan. Masih banyak sawah-ladang dan perkebunan meskipun bangunan telah tumbuh dengan semakin merajalela, menggerus keberadaan sawah-ladang yang menjadi sumber pangan utama masyarakat terdekat/di sekitarnya.

Karena kecil dan imutnya, maka koordinasi dalam internal klub menjadi sangat mudah, cair, dan tanpa sekat untuk mengsinkronisasikan agenda keluarga para warganya dengan agenda kegiatan klub.

Contoh sederhana adalah arisan emak-emak Bimmernita Kedirian yang sekaligus family gathering yang digelar pada hari Minggu, tanggal 24 Februari 2019.

Sebagaimana telah terpaparkan sebelumnya, bahwa kekuatan emak-emak Bimmernita Kedirian ini ternyata begitu perkasa untuk mewujudkan hal-hal “sepele” namun ternyata membutuhkan koordinasi rumit, pelik, dan mendetail semacam acara arisan dan pertemuan keluarga rutin bulanan ini.

Dalam grup internal emak-emak, persiapan seperti ini sudah dijalankan lebih dari dua minggu sebelumnya. Semuanya ditanyai satu per satu:

  • Semua sama bisa hadirnya kapan/hari apa – tanggal berapa.
  • Enaknya bertempat di mana.

Semuanya akan bakal konfirmasi bisa/tidaknya hadir dan menjangkau lokasi yang direncanakan.


Setelah semuanya disepakati, meski ada satu-dua yang tetap berhalangan hadir karena ada agenda yang benar-benar musti diatensi, barulah keputusan ditetapkan dan dipublikasikan.

Alhasil, karena kecilnya anggota kaluwarga Kedirian dan kuatnya aksi koordinasi di kalangan emak-emak, tingkat atensi setiap kegiatan (internal) klub senantiasa tinggi.

Inilah maksud sesungguhnya pakem “Dahulukan keluarga, dan jangan sampai kegiatan klub terganggu oleh acara keluarga.”

Karena adanya kekuatan koordinasi itu tadi. Sehingga jadwal terluang dari semua warga Kedirian bisa didapat dan kemudian menjadi jadwal kegiatan/agenda klub.

Maka jadilah keluarga masing-masing bisa nyaman menjalankan acaranya, dan keluarga kecil BMWCCI Kediri Chapter bisa mendapatkan jadwal kebersamaannya.


Ya, ini mungkin sesuatu yang “sepele”, namun ini penting. Karena di atas hal “sepele” tadi ada kekuatan besar yang terjaga, terpelihara, dan terlestarikan: kebersamaan, kekeluargaan, dan cinta.

Di dalam klub ini, banyak hati yang menyatu bersama di dalam keluarga kecil BMWCCI Kediri Chapter, klub yang begitu mencintai BMW dan begitu mencintai keluarga. [Jaga Wara]

Arisan#2 Bimmernita Kedirian & Family Gathering.

Emak-emak Bimmernita Kedirian kembali menggelar arisan, kali ini putaran kedua, pada hari Minggu tanggal 24 Februari 2019.

Bertempat di salah satu kafe di kawasan Kediri, sebagaimana bulan sebelumnya arisan ini tentu saja sekaligus menjadi ajang pertemuan keluarga.

Bapak-baak, emak-emak, dan anak-anak semua saling menumpahkan kegembiraannya karena kembai bertemu.

Setelah semua hadir, emak-emak langsung menggelar kocokan arisannya di ruang pertemuan (meeting room) yang telah dipesan sebelumnya.

Sementara itu bapak-bapak asyik berkalangan sendiri di luar, karena beberapa dari mereka merokok dan tidak ingin mengganggu pihak lain yang tidak merokok.

Adapun anak-anak, sebagian ada yang di dalam ruangan bersama para bunda mereka: berkaraoke ataupun adu permainan daring, sementara yang masih balita sibuk berloncatan di arena bermain/playground mini yang ada di lokasi.

Setelah kocokan arisan kelar dilanjutkan makan siang bersama.

Usai makan siang, semua -baik para bapak dan emak- berkumpul di ruang pertemuan. Ada sosialisasi tentang BMWCCI dan BMWCCI Kediri Chapter kepada warga Kedirian yang baru gabung atau sebagai refreshment kepada semua warga Kedirian: bahwa BMWCCI adalah klub resmi yang berinduk di BMW Clubs International Council yang berkedudukan di kantor BMW Jerman sana. Dan oleh karenanya, maka BMWCCI harus tunduk kepada ikatan dan aturan yang dikeluarkan oleh BCCM – BMW Clubs and Community Management, alias board of management-nya BMW Clubs International Council.

Sosialisasi ini disampaikan oleh para pengurus BMWCCI Kediri Chapter secara bergantian dengan bahasa yang ringan.

Kemudian sempat akan dibahas juga mengenai agenda ulang tahun BMWCCI Kediri Chapter: apakah hendak menggelar sebuah acara atau cukup tumpengan dan doa bersama saja.

Namun untuk agenda ini belum ada pembahasan sama sekali apalagi lebih lanjut mengingat keterbatasan waktu yang ada dan rencananya akan dibahas lebih intensif dalam kesempatan berikutnya.

Seluruh rangkaian acara kemudian ditutup dengan foto bersama sebelum kemudian semuanya kembali pulang dengan suasana hati yang bahagia plus segumpal harapan untuk kembali bertemu pada bulan selanjutnya.

Sayangnya, karena keterbatasan slot parkir, tidak ada barisan unit yang bisa diabadikan dalam satu jepretan foto bersama. [Jaga Wara]

BMWCCI Kediri Chapter membuka 2019.

“Dengan berkiprahnya emak-emak secara “resmi” di internal rumah tangga klub, diharapkan kekuatan BMWCCI Kediri Chapter sebagai klub yang menomorsatukan keluarga di atas segalanya, mengerucutkan kegiatan dan nuansa klub ke arah keluarga, berangkat dari dan mengembalikan apa yang didapat dari klub kembali ke keluarga akan semakin kuat dan semakin kuat lagi.”

BMWCCI Kediri Chapter, salah satu chapter di bawah klub resmi BMW Car Clubs Indonesia (BMWCCI) yang melingkupi kawasan Kediri Raya dan sekitarnya ini membuka tahun 2019 ini dengan momen sederhana namun spesial.

Ada satu momen yang diwujudkan dalam dua kegiatan dalam satu waktu sekaligus.

Momen tersebut adalah peresmian berdirinya sayap organisasi yakni Bimmernita Kedirian.

5050magz.com

Jangan banyak omong, tulis saja! (HB Jassin)

Awal tahun 2018, pengurus pusat BMWCCI menggelar acara bertajuk Leaders Summit (LS). Di acara ini, semua ketua dan staf Brainsom (branding, informatic, and social media) chapter/register (chapreg) BMWCCI dikumpulkan dan mendapatkan bimbingan dan pelathian tentang manajemen organisasi dan brainsom dari para pengurus pusat plus beberapa pihak yang diundang untuk memberikan pembekalan ini.

Tepat sebelum LS, BMWCCI Kediri Chapter sempat memiliki ide membuat buletin/majalah internal yang rencana terbit dalam versi offline-digital dan print-on-demand plus versi online-nya tentunya.

Media tersebut diangan-angan berisi tentang seluk-beluk dan aktivitas BMWCCI Kediri Chapter plus chapreg lain se-Indonesia; seluk-beluk penanganan dan perawatan unit BMW kita, dan tema-tema lain terkait seperti perkembangan teknologi sehari-hari, titik-titik lokasi turing: wisata kuliner, alam, dan budaya; dan hal-hal lain.

Pada acara LS tersebut, perwakilan dari BMWCCI Kediri Chapter berkesempatan menyampaikan ide tersebut dan meminta arahan dan rambu-rambu yang mesti dipatuhi.

Ndilalah, Om Gerry Nasution (OGN) sebagai salah satu founder BMWCCI menyambar mic dan langsung meminta rencana majalah ini menjadi majalahnya BMWCCI. Karena banyak klub BMW di berbagai belahan lain dunia ini telah memiliki media massa yang terkelola, dan telah lama angan-angan ini ada di BMWCCI namun belum ada pihak yang bisa mewujudkannya.

Secara langsung di hadapan para peserta LS, OGN meminta BMWCCI Kediri Chapter meng-expand ide ini dan menaikkan ide majalah lokal ini menjadi majalah nasional BMWCCI yang tetap dikelola di bawah naungan BMWCCI Kediri Chapter.

Jujur saja kami kaget awalnya mendengar tantangan ini. Sungguh, ini sama sekali benar-benar di luar prediksi dan dugaan kami.

Namun, kenapa tidak?

***

Sambil jalan pelan-pelan, kami menyempatkan meeting dengan OGN di sela-sela acara launching BMW X3 di Bromo, sekitar pertengahan tahun 2018. Beliau yang baru saja datang dan beristirahat di salah satu hotel di Surabaya, kami sergap untuk mempresentasikan draft tata-letak dan rancangan rubrikasi.

Sambil mencari nama yang tepat untuk media ini.

Setelah diskusi dan elaborasi sana-sini,akhirnya OGN mencetuskan ide nama yang awalnya malah kami jadikan tagline: 50:50.

50:50 adalah salah satu konsistensi BMW dalam merancang produknya, yakni 50:50 weight-distribution, alias imbang setengah ruas depan dan setengah ruas belakang pada unit-unit kendaraan produksinya.

50:50 berarti juga stabilitas.

Dalam konteks jurnalistik, 50:50 juga bisa kami maknai keberibangan, covering both-side story, lengkap dari semua sisi. Meskipun media yang hendak kami lahirkan ini bukanlah media informasi publik yang memaktub berita umum. Tentunya, ini adalah niche media yang ya memang ngomongkan tenatng BMW, bimmerfan, dan seluk beluknya. ๐Ÿ˜€

Akhirnya, tengah malam di suatu malam itu, kami menyepakati nama media itu.

***

Kami melanjutkan diri membangun tim kecil.

Media ini kami bangun benar-benar tanpa modal. Segala kebutuhan di depan, murni berasal dari kas pribadi: komputer pribadi, kuota internet pribadi, sampe trasportasi ke sana-sini pakai uang saku pribadi. Termasuk membangun websitenya.

Meski ke depannya kami berharap media ini bisa menghasilkan biaya operasionalnya sendiri melalui iklan atau endorsement lainnya, di depan kami jauh dari pikirn ini. Yang penting ia bisa jalan dan kontinyu aja dulu, itu sudah bagus.

Beberapa rekan bimmerfan di banyak tempat di Indonesia kami kontak, kami presentasikan ide ini, dan kami rayu untuk bersedia menjadi sukarelawan. Setidaknya, kami butuh ada yang menangani TI/teknologi informasi, yang lebih spesifik merawat situs 5050magz.com dan tim redaksi. Plus yang bertanggung jawab untuk menjawab beragam pertanyaan yang kami siapkan di segmen coaching-clinic.

Tepat awal tahun 2019, tim telah siap. Website kami buka, tentunya dengan isi yang masih kami persiapkan. Dan rancangan majalah sedang kami siapkan.

Semua informasi dan perkembangannya dapat Anda ikuti di http://5050magz.com/

MOHON doa restu, masukan, dukungan, dan ayo pasang iklan di sana dong!

Ini dari kita-kita, oleh kita-kita, dan untuk dunia.

#5hine #5hiningforever

Untuk tahun 2019 ini, BMWCCI Kediri Chapter melahirkan sebuah semangat baru yang berjuluk: 5hine, yang dibaca shine yang berarti terang atau bercahaya.

“Agar BMWCCI Kediri Chapter menjadi klub yang semakin bercahaya dan bersinar terang!” Demikian penjelasan Mas Ghofar Ilmi, Lurah periode 2018 – 2020 BMWCCI Kediri Chapter.

“Selain itu juga agar lebih menyinari dan menerangi semua warganya pun semua teman, relasi, kolega, dan semuanya saja bisa lebih terang dalam merawat unitnya, dalam bersilaturahmi antar sesama dan semua, dan semakin kuat menjaga budaya tertib lalu-lintas di jalan raya.” Tambah bapak empat anak ini.

Untuk menguatkan semangat ini, diluncurkan dua tagar/hastag yang dipakai di beragam media sosial dan komunikasi resmi BMWCCI Kediri Chapter, yakni #5hine dan #5hiningforever

Bibit-bibit terbentuknya BMWCCI Kediri Chapter telah ada sejak era 2010. Hingga pada tahun 2014 klub ini resmi dibentuk, berdiri, dan dikukuhkan menjadi bagian dari bagian dari keluarga BMW Car Clubs Indonesia, klub resmi BMW yang berpusat langsung di Jerman sana.

BMWCCI Kediri Chapter belum merancang jenis kegiatan khusus berkaitan dengan manifestasi semangat 5hine ini. Namun apapun nantinya yang akan diperbuat oleh klub ini, semangat 5hine ini semoga akan senantiasa melingkupinya. Mohon dukungan, masukan, dan doa restunya senantiasa.

– Jaga Wara BMWCCI Kediri Chapter.

Ortus Tours, Jaminan layanan perjalanan Anda.

Saat ini akan sangat lebih mudah dan nyaman untuk memasrahkan manajemen perjalanan Anda ke pihak tours & travel. Baik itu untuk perjalanan kecil yang hanya melibatkan beberapa peserta maupun perjalanan besar yang meibatkan ratusan bahkan ribuan peserta.

Dari perjalanan “ringan” yakni sekedar ngurusi perjalanan rombongan datang ke acara resepsi temanten, perjalanan dinas semacam study banding, hingga perjalanan ke luar negeri semacam nonton F1; Ortus Tours telah berpengalaman menangani manajemen perjalanannya.

Lebih detail, ini jasa/layanan dari Ortus Tours:

  • Perjalanan wisata dalam dan luar negeri.
  • Study-tours untuk pelajar dan mahasiswa.
  • Perjalanan dinas.
  • Outbound tour.
  • Persewaan Transport yang meliputi: Elf, Bus Pariwisata.
  • Persewaan transpor/kendaraan keluarga dan pengantin.
  • Dokumentasi perjalanan.

Ortus Tours berbasis di kawasan Srengat, Blitar, Jawa Timur. Klien-klien terbesarnya rata-rata memang dari seputaran kawasan Blitar – Kediri – Tulungagung dan sekitarnya namun juga enggak sedikit klien dari lintas kawasan yang mempercayakan manajemen perjalanannya ke biro perjalanan ini.

Studi banding dinas maupun study tours/karyawisata siswa/mahasiswa ke Bali, Yogya, Jakarta, hingga lintas pulau lainnya telah berkali-kali ditangani oleh Ortus Tours.

Armada yang nyaman dan kru yang sangat melayani adalah jaminan konsistensi pelayanan dari Ortus Tours. Inilah jaminan kebijakan mutu dari Ortus Tours:

  1. Terus meningkatkan dan menyempuranakan produk dan layanan Ortus Tours.
  2. Menyediakan produk jasa yang secara konsisten memenuhi harapan pelanggan.
  3. Memastikan personil (teamworks) dilatih secara profesional sesuai dengan standar perjalanan kelas dunia dan pengembangan teknologi.
  4. Memastikan kepatuhan hukum dan peraturan dalam pelaksanaan perjalanan dinas dan bisnis.

Jika Anda bingung memilih dan masih ragu menetapkan biro perjalanan yang akan menangani kebutuhan perjalanan Anda, BMWCCI Kediri Chapter dengan yakin merekomendasikan: pilihlah Ortus Tours. Nggak main-main lho ini rekomendasinya. ๐Ÿ˜‰

Silakan hubungi Mas Agus Subyantoro pada:

Ortus Tours didirikan dengan akta notaris No.407 tahun 2015 dikeluarkan oleh SULIN, SH.,Mn. dengan SIUP nomor .503/00033/409.303/KPTSP- PK/I/2016 dan TDP nomor 13.31.3.79.01270

Adapun VISI perusahaan adalah menjadi salah satu perusahaan jasa wisata terbaik dan perusahaan yang mempunyai pelayanan serta produk bermutu khususnya dalam bidang paket wisata domestik dan internasional.

Dengan MISI:

  • Memberikan pelayanan yang maksimal dan memuaskan kepada semua pelanggan.
  • Memberikan kesejahteraan kepada setiap anggota perusahaan, pemegang saham, manajemen, dan seluruh karyawan.

Mcqueen yaqueen kan milih Ortus Tours? Sekali lagi, BMWCCI Kediri Chapter berani merekomendasikannya lho! ๐Ÿ˜‰ [Advetorial]