PEMBEBASAN IURAN.

Pandemi ini bukan hanya mengubah keadaan, namun juga telah membalik keadaan sebagian dari kita.

Merespon kondisi ini, maka BMWCCI Kediri Chapter memutuskan pembebasan iuran klub (sebenarnya iuran tahunan, namun kita bayar bulanan) mulai bulan April 2020 hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

  • Bagi yang ini mengisi kas klub selama masa pembebasan ini, tentunya tetap disilakan sebagaimana biasanya sebagai iuran/sumbangan sukarela.
  • Bagi yang melah melunasi iuran selama bulan pembebasan, maka akan dikonversi ke bulan setelah masa pembebasan.
  • Info lebih detail dan lengkap silakan berkomunikasi dengan bendahara klub.

Pembebasan ini mungkin enggak seberapa bahkan mungkin enggak ada artinya untuk menolong keadaan kita. Namun demikian, marilah kita maknai ini bukan perkara nominal, melainkan bentuk nyata keberadaan klub untuk kita semua para warga Kedirian.

Saat kita semua mencurahkan cinta hati waktu tenaga pikiran dan materi untuk klub, maka sekarang biarlah klub membalas semuanya dengan cara seadanya sedapatnya sebisanya. Sekali lagi ini bukan tentang nominal, ini semua adalah tentang cinta.

Cinta kita kepada klub, dan cinta klub kepada kita semua warga Kedirian.

BMWCCI Kediri Chapter dilahirkan, diasuh, dibesarkan, digerakkan, dijalankan, dirawat, dihidupi, dan dimakmurkan oleh para warganya. Sebab itu semua juga akan kembali kepada kita, para warga Kedirian.

Dari, oleh, dan untuk kita juga.

Ini bukan soal demokrasi. Sekali lagi, ini semua tentang cinta. Cinta kita yang memara untuk BMWCCI Kediri Chapter. Dan cinta BMWCCI Kediri Chapter untuk kita semua bersama.

EL-MUSCHAP 2020.

Pertama dan mudah-mudahan sekali-sekalinya ini dalam sejarah: musyawarah & rembug warga BMWCCI Kediri Chapter dilakukan secara daring (dalam jaring/online).

Sabtu, 30 Mei 2020. Jam pelaksanaan akan dikoordinasikan secara tentatif.

Agenda utama:

  • Evaluasi klub sepanjang 2018 – 2020.
  • Pemilihan lurah periode 2020 – 2022.

Ayo warga Kedirian, buktikan cintamu pada BMWCCI Kediri Chapter, berpartisipasilah dalam muschap yang bisa kita ikuti sambil geletakan, enggak pakai mandi dulu, bisa pakai celana kolor saja, tapi tampak atas wajib tetap pakai seragam klub lho ya!

Biar tetep ganteng & cantik wajahmu – wajahia pas ditayar (tangkap layar/screenshoot) nanti.

Pilihlah calon idamanmu untuk menjadi lurah kita tercinta selanjutnya.

Siapkan sendiri cemilanmu. Karena enggak ada panitia yang nyiapkan cemilan di mejamu masing-masing.

Catet!

Mohon doa restu dari semua saja tanpa terkecuali agar el-muschap ini sukses kami laksanakan.

#muschap
#elmuschap
#elmuschap2020
#muschap2020
#pilihanlurah
#pemilihanlurah
#bmwccikediri
#bmwccikedirichapter
#joyistogether
#joyistogetherness
#joyishere
#joyisalwayshere
#stayhome
#stayathome
#staydafe
#stayhomestaysafe
#stayhomestaymuschap

67 TAHUN EMHA AINUN NADJIB.

Bukan hanya tanki bahan bakar atau batere yang harus diisi, otak ini juga perlu diisi terus dengan wawasan dan pengetahuan.

Bukan hanya bodi atau interior kendaraan yang harus selalu dibersihkan. Hati kita ini juga perlu senantiasa terus dibersihkan agar terbebas dari segala kotoran hati dan kuman kedengkian.

Cak Nun, Mbah Nun hadir enggak ada urusannya dengan bimmer. Ngapain sosok seagung beliau ngurusi kaum bimmerfan? Yang harus dia momong/emong adalah seluruh manusia seantero nusantara, bahkan seantero dunia ini. Agar wawas otaknya dan bersih hatinya.

Namun sebagai bimmerfan, kami punya “urusan” dengannya. Sebab dialah guru otak dan hati kami senantiasa.

Sebagai bimmerfan, kami harus tunduk taat patuh kepada peraturan lalu-lintas jalan raya. Namun sebagai manusia anak bangsa Indonesia, kami senantiasa mendengarkannya agar kami enggak jadi manusia yang arogan, baik di masyarakat maupun di jalan raya.

Sebagai bimmerfan, kami berusaha sekuat tenaga merawat bimmer kami agar bisa mengantarkan kami dengan selamat saat berkendara dari titik sini ke titik sana. Namun sebagai anak bangsa Indonesia, kami mendengarkannya agar kami bisa berkiprah dan bermanfaat kepada masyarakat, bangsa, dan alam raya; selamat dunia-akhirat.

Sebagai bimmerfan dan anak bangsa, dengan mendengarkannya kami akan ringan untuk menyumbangsihkan bimmer dan diri kami sendiri ini untuk kepentingan orang banyak, bukan sebaliknya mengorbankan kepentingan orang banyak demi bimmer dan diri kami sendiri.

Sugeng tanggap warsa, selamat ulang tahun Mbah Nun. Teruslah jangan pernah lelah memimbing kami yang masih penuh kesesatan batin ini.

Sehat senantiasa ya Mbah! Doa kami menyertai.

Kedchap 6.

Tahun 2020 ini adalah tahun keenam BMWCCI Kediri Chapter hadir dan menjadi wadah berkumpul para penggemar/pengguna BMW di kawasan karesidenan Kediri Raya dan sekitarnya.

Seperti biasanya, setiap tahun BMWCCI Kediri Chapter senantiasa merilis semangat tahunannya. Yang bisa saja berbentuk ikon, logo, frasa, atau campuran semuanya.

Enam tahun usia BMWCCI Kediri Chapter pada tahun 2020 ini, kami merilis semangat berupa sebuah ikon menyerupai angka enam (6) dengan frasa berupa tagar (tanda pagar/hashtag) #KedchapB6SD dan hargon BA6US DHEWE.

IKON SERUPA ANGKA 6.

  • Bentuknya yang serupa angka 6 jelas menunjukkan usia BMWCCI Kediri Chapter yang telah menginjak 6 tahun.
  • Ikon tersebut merupakan garis dari pita tricolour stripes yang khas milik BMW-M.

    Kenapa kami memilih ornamennya sebagai pita yang “disusun” serupa angka 6 ketimbang misalnya gradasi, atau divisi/pecahan, atau aplikasi lain dari tricolour-stripes khas BMW-M tersebut?

    Maknanya adalah: kami menginginkan ketiga warna itu bersama-sama, bukan sekedar menyatu/disatukan.

    Dan kenapa harus tricolor-stripes tersebut?

    Sebenarnya kami pingin saja semburat biru yang melambangkan generasi mobil listrik, atau warma biru/putih/hitam/abu-abu yang khas corporate colour-nya BMW. Namun saat ini obsesi semangat kami masih ke BMW-M yang berkesan “melaju”. Begitu menurut kami. ๐Ÿ˜€
  • Ikon serupa angka 6 tersebut senada dengan spiral-nya hipnotis. Artinya, BMWCCI Kediri Chapter ingin menghipnotis Anda semua dengan semangat dan kultur kami yang apa adanya, bukan adanya apa.

    Ini juga yang membuat pola tersebut kami gambar dengan “ngawur”, bukan dengan pola simetris atau “rapi”.

    Yakh, awalnya memang pola ikon 6 tersebut datang dari ide sketsa tangan.
  • Di dalam atau di inti ikon 6 tersebut apa pola berbentuk hati. Dan di ujung luar ikon 6 tersebut apa panah ke luar. Kami ingin membuncahkan isi hati kami yang “menghipnotis” ke dunia luar.

Ini adalah revisi kedua dari sketsa awal yang ada. Ornamen/pola hati tersebut direvisikan oleh Ki Lurah BMWCCI Kediri Chapter yang saat ini menjabat, Mas Ghofar Ilmi.

#KedchapB6SD – BAGUS DHEWE.

Ini adalah tambahan semangat yang melengkapi ikon 6 tersebut. Mustinya #KedchapBGSD – BAGUS DHEWE. Berhubung nuansanya 6 tahun, maka G-nya kami ganti dengan 6.

Semangat ini tidak berlaku di momen 6 tahun BMWCCI Kediri Chapter ini saja. Nantinya (dengan mengembalikan angka 6 ke huruf G), kami akan meneruskan frasa ini sepanjang masa.

Detailnya apa maksud atau apa yang terkandung dalam frasa ini, kami sendiri pun susah untuk menjelaskannya.

Ini murni gambaran kultural kami, yang lucu dan menggemaskan, dalam beragam implementasinya dalam keseharian kami. Begitu sih pinginnya!

  • Jagawara (Humas) BMWCCI Kediri Chapter.

Inilah sesepuh BMWCCI Kediri Chapter.

BMWCCI Kediri Chapter berdiri, dibangun, hidup, dan berkembang dengan prinsip dan azas kekeluargaan yang sama rasa sama rata dan berkeadilan yang proporsional. Meski klub resmi, BMWCCI Kediri Chapter dijalankan dengan demokrasi kekeluargaan yang jauh dari nuansa feodalisme. #halah #apaansih

Enggak ada senioritas-yunioritas di dalam klub ini meski ada warga yang telah hadir sejak lama ataupun yang baru saja hadir dan bergabung. Namun demikian, siapakah sesungguhnya sesepuh yang membidani, merawat, bahkan melahirkan klub ini?

Beliau adalah AG017 Agus Subyantoro, panggil saja Mas Agus. Nama yang kondang seantero nusantara.

Pria kelahiran Banyuwangi dan berkuliah di Yogya ini menetap di Blitar, di kampung halaman sang istri tercinta, Mbak Ifana Puspa. Saat ini beliau menjalankan usaha biro perjalanan & wisata Ortus Tours sedangkan Mbak Ifana adalah abdi negara yang melayani masyarakat.

Era 2010, Mas Agus sudah bersama dengan rekan-rekan Bimmerfan Kedirian, Blitarian, Tulungagung, dan sekitarnya. Hingga 2014, Mas Agus bersama rekan-rekan di kawasan Kediri Raya dan sekitarnya turut me-mandegani berdirinya BMWCCI Kediri Chapter.

Saat posting ini kami ketik, Mas Agus menjabat sebagai Bayan alias pelaksana harian alias wakil Lurah BMWCCI Kediri Chapter. Beliau bukan saja hanya aktif menjalankan tugas-tugas klub, melainkan juga lebih aktif lagi untuk memantau, mengayomi, mengkoordinasi, dan memfasilitasi bahkan membantu pelaksanaan banyak tugas lain yang diemban rekan-rekan lainnya.

Mulai dari tugas teknis, sekedar mencetak stiker misalnya, hingga tugas manajerial seperti menjadi PIC/koordinator-penanggung jawab sebuah acara/agenda/kegiatan BMWCCI Kediri Chapter semuanya telah dan pernah beliau lampaui.

Bukan sekedar melampaui dan sukses mengemban, menjalankan, dan menunaikannya. Semua beban, tugas, dan tanggung jawab klub yang diamanatkan kepada beliau, bukan saja hanya kelar dan beres namun juga terwujud dan tercapai dengan sempurna!

Mas Agus juga dikenal sebagai satu-satunya warga Kedirian yang paling independen: menjalankan roda organisasi sesuai kaidah. aturan, dan tata-cara organisasi sekaligus menjaga silaturahmi sesama warga BMWCCI Kediri Chapter bahkan dengan sesama warga komunitas otomotif di sekitaran; namun beliau sangat memisahkan urusan (antar) personal/pribadi (yang enggak berkaitan sama sekali) dengan urusan klub.

Enggak ada ceritaya di tangan beliau, urusan pribadi antar personal bercampur aduk dengan urusan klub. “Independensi” inilah yang membuat kami semua tanpa terkecuali begitu hormat dan respek/menghargai betul-betul terhadap beliau.

Meski demikian, beliaunya sama sekali bukanlah sosok yang kaku, keras, ataupun birokratis. Sangat berbalik dengan itu semua, meski tegas namun beliau ini cenderung lemah-lembut dalam menghadapi rekan-rekannya sesama warga Kedirian. Lebih dari itu, bagi warga Kedirian, Mas Agus ini malah dikenal sebagai sosok yang sangat humoris. Lebh tepatnya: ngeselin!

Jika berbicara dan berpendapat, banyakan plesetannya meski inti pendapatnya sama sekali enggak hilang dan enggak kabur.

Sering kali rekan-rekannya para warga Kedirian yang harus menjelaskan ulang ada apa yang terjadi karena beliau datang dengan telmi dan lemot. Baru setelah beliaunya nyambung wabil connect, semuanya menjadi clear dan tercerahkan oleh nasihat dan arahan beliau.

#Ampun, Mas! Njenengan emang warbiasah!


Mas Agus adalah panutan dan teladan kami tentang bagaimana klub ini atau sebuah klub seharusnya dijalankan: aturan organisasi ditegakkan, silaturahmi antar-warga dijaga erat, namun urusan antar-personal sama sekali tidak dilibatkan apalagi dicampradukkan. Dari kiprah beliaulah akhirnya kami mendapatkan gudance tersebut.

Dan dengan bangga kami meneladaninya sebagai sesepuh sesungguhnya BMWCCI Kediri Chapter. Dia/beliaulah Mas Agus Subyantoro, The Father of BMWCCI Kediri Chapter.[]

Kabut asap Riau.

Hutan adalah rumah bagi semua makhluk hidup. Kondisinya memberi pengaruh terhadap keberlangsungan hidup dalam ekosistem baik darat maupun laut.

Membakar hutan berarti membakar rumah: membakar kehidupan.

Mari dukung segala upaya pemadaman dan pemulihan, hingga semesta nan asri sudi kembali.


Anda bisa menyalurkan bantuan, baik uang ataupun masker dll, ke @palangmerah_indonesia (PMI) terdekat Anda

atau melalui saudara kita

@bmwcci.pekanbaru.chapter
BCA 0342891321 an. Adam Syafaat qq Reza Muktiwijaya

@bmwcci.padang_chapter
Bank Mandiri 111.002 2222 141
an. Fauzan Mulyana
CP:
– Anton Saiyo – 0812 6667 9980
– Boy Koto – 0853 7488 8444


Kita tidak bicara politis siapa yang salah atau bahkan apa yang salah di sini. Biarkan alam yang akan menjadi hakim yang maha adil nantinya atas semua ini.

Tapi saudara-saudara kita di sana sedang terengap-engap kena asap. Yuk kita bantu semampu kita, setidaknya dengan doa tulus ikhlas dari lubuk hati paling dalam.

Sambil kita di sini yuk kita hemat pemakaian air. Kemarau ini begitu gersang. Masih banyak saudara kita di banyak tempat yang kekeringan dan kesulitan air bersih.

Kita doakan segala bencana dan ujian ini segera terlampaui dan kita tidak mengulami kesalahan yang sama dua kali.

#Gambar & narasi awal dari @karyaadalahdoa
#RiauMelawanAsap
#RiauDaruratAsap
#BMWCCIKediriChapterBerduka
#IndonesiaBerduka

Selamat jalan.

Sugeng tindak, selamat jalan rekan AG023 @nugrohoky Selamat jalan juga kepada seluruh jemaah calon haji Indonesia.

Semoga lancar ibadahnya. Budhal slamet mulih slamet, semoga selamat hingga kembali pulang ke rumah.

Labbayka Allฤhumma Labbayk. Labbayk Lฤ Sharฤซka Laka Labbayk. Inna l-แธคamda, Wa n-Niสปmata, Laka wal Mulk, Lฤ Sharฤซka Lak.

ู„ูŽุจูŽู‘ูŠู’ูƒูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ู„ูŽุจูŽู‘ูŠู’ูƒูŽุŒ ู„ูŽุจูŽู‘ูŠู’ูƒูŽ ู„ุงูŽ ุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽูƒูŽ ู„ูŽุจูŽู‘ูŠู’ูƒูŽุŒ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏูŽ ูˆูŽุงู„ู†ูู‘ุนู’ู…ูŽุฉูŽ ู„ูŽูƒูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู„ู’ูƒูŽ ู„ุงูŽุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽูƒูŽ

Semoga menjadi haji yang mabrur. Doa kami menyertai.

Dirgahayu 5 tahun BMWCCI Kediri Chapter.

Yang pertama kali mengucapkan selamat ultah kelima BMWCCI Kediri Chapter adalah presiden BMWCCI, Om Asido Regazoni via sebuah komen beliau di sebuah posting IG resmi @bmwccikedirichapter pada 14022019 silam.

14022014 sedianya memang akan dijadikan hari pengukuhan BMWCCI Kediri Chapter. Namun rencana itu tertunda karena sponsor yang katanya komitmen hendak ngasih support ke acara pengukuhan tersebut ternyata batal memberikan dukungannya.

Ndilalah, pas hari itu Gunung Kelud mbledhug. Alhasil, alam seperti menyelamatkan penundaan ini.

Jadilah kemudian acara pengukuhan digeser, rencananya ke 04042014 (de facto) yang secara de jure/administratif baru terlaksana dan diterimalah surat peresmian pada 20042014.

Sejak itu, senantiasa dibikin acara pengingat kelahiran klub ini setiap bulan April. Dari sekedar tumpengan super sederhana secara internal hingga bikin gelaran Bimmercamp sebagaimana terlaksana tahun 2014 kemarin.

April tahun 2019 ini, karena satu dan lain hal yang enggak ada acara khusus untuk memperingati ulang tahun BMWCCI Kediri Chapter. Kalo doa bersama sebagai panjatan syukur dan harapan baik ke depan sih adalah tentunya.

Tapi (meski enggak ada acara khusus) ini bukan alasan bagi saya pribadi untuk terus dan semakin mencintai klub ini, yang memang pada kenyataannya klub ini banyak memberikan banyak hal kepada saya ketimbang saya yang banyak memberi kepada klub ini.

Dirgahayu 5 taon BMWCCI Kediri Chapter.

Semoga klub ini bisa menjadi ajang kegembiraan kepada warganya pada khususnya maupun kepada sesiapa saja pada umumnya.

Semoga klub ini bisa terus memberikan manfaat kepada warganya pada khususnya maupun kepada sesiapa saja pada umumnya.

Semoga klub ini terus bersinar, menyinari, dan di/tersinari; memberikan pencerahan kepada warganya pada khususnya maupun kepada siapa saja pada umumnya.

Semoga klub ini bisa menjadi ajang kumpul maslahat dan sarana buang mudharat.

Semoga klub ini bisa langgeng sepanjang masa, dibimbing oleh BMWCCI sekaligus berkprah kepada BMWCCI.

#

Saya ini asli beneran sungguh enggak punya malu dalam semua hal. Tapi kali ini, pada lima tahun BMWCCI Kediri Chapter ini, saya pribadi justru merasa malu.

Karena saya masih lebih banyak menyusu, meminta, dan menghisap kepada klub ini ketimbang memupuk, merawat, dan membesarkan klub ini.

Lha koq bisa saya merasa seperti ini?

Sebab orang banyak mengenal saya sebagai warga BMWCCI Kediri Chapter, yang artinya saya “menerima” predikat dan identitas dari klub ini; sementara tidak banyak yang bisa saya sumbangsihkan untuk memupuk, merawat, dan membesarkan klub ini.

Ini ucapan selamat sekaligus renungan saya pribadi, pada lima tahun #bmwccikediri #bmwccikedirichapter ini.

#

Selamat ulang tahun BMWCCI Kediri Chapter. Aku mencintaimu sepanjang masa.

  • Freema Bapakne Rahman.

Dirgahayu 5 tahun BMWCCI Kediri Chapter.

Tahun 2014 lalu saya join BMWCCI Kediri Chapter persis tiga minggu sebelum hari pengukuhan. Di-lumantari oleh mas Freema, yang waktu itu sekaligus saya pertama mengenal BMW juga dari “racun” yang beliau sebarkan via blog Freemindcoffe. 😄👍

Karena saya join sebelum pengukuhan, saya jadi bisa mengikuti “keriuhan” persiapan hari lahir klub ini. Saya juga mengetahui, meski serba sedikit, latar belakang dan perjuangan temen-temen saat mendirikan BMWCCI Kediri Chapter: untuk menyatukan bimmerfan di kawasan eks karesidenan Kediri Raya dan sekitarnya.

Hanya berkat ridho Tuhan kita masih bisa ada/eksis dan survive hingga hari ini.

Kala itu, tantangan melahirkan dan menyelenggarakan acara pengukuhan kelahiran sebuah chapter di BMWCCI adalah pikiran kami yang identik dengan (pengeluaran) biaya besar, yang dalam benak kami bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Namun kemudian, BMWCCI Kediri Chapter bisa “lahir” dan dikukuhkan hanya dengan mendatangkan satu rombong soto ayam Terminal Tamanan yang sangat khas dan ikonik. Waktu itu kalau enggak salah cukup dengan 700 RB untuk menebas satu rombong soto ayam kondang tersebut. Googling saja: Soto Ayam Tamanan Kediri. ๐Ÿ˜€

Plus support konsumsi lain datang dari swadaya emak-emak Bimmernita BMWCCI Kediri Chapter yang masak sendiri semua menu yang tersedia: pecel khas Kediri/Blitar, dan ayam lodho khas Tulungagung/Trenggalek.

Semuanya adalah original cuisine & heritage dari kawasan Kediri Raya.

Dalam kalkulasi kami, total budget yang tak bisa dihindari untuk dipangkas dan dihemat dan harus dibelanjakan adalah sekitar 2,5 jt rupiah saja, untuk acara pengukuhan yang alhamdulillah dihadiri hingga lebih dari 120-130an unit BMW.

Sayangnya, dengan member awal yang ngepas persyaratan dasar berdirinya sebuah chapter BMWCCI: 15 member, separuhnya tidak bisa menghadiri pengukuhan karena halangan/acara lain yang tak bisa ditolak. Kala itu, hari pengukuhan emang mepet/barengan dengan salah satu hari raya keagamaan.

Menyiapkan venue saja kami udah mau pingsan. Maklum, kami mengerjakan semuanya sendiri, tanpa EO. Karena memang tanpa ada budgetnya untuk itu.

Alhasil, kami sampai enggak bisa menjemput rekan-rekan yang datang dan menghadiri resepsi pengukuhan ini: rekan-rekan luar kota sampai nyari hotel sendiri tanpa sempat kami urusi, kami pandu, apalagi sampai kami temeni ngobrol ngopi malam.

Kami minta maaf berjuta maaf atas kekurangan ini, dan atas nama BMWCCI Kediri Chapter kami akan terus mengucapkan terima kasih yang tiada hingga atas kehadiran rekan-rekan kala pengukuhan itu.


Satu yang tak pernah bisa kami lupakan saat kelahiran kami adalah letusan Gunung Kelud.

Awalnya, kami merencanakan hari pengukuhan pada 14022014, alias 14 Februari 2014. Namun sekian waktu sebelumnya, ada salah satu sponsor yang sebelumnya berkomitmen mendukung acara ini tidak bisa lagi mewujudkan dan meneruskan komitmennya. Jadilah kami merevisi hari pengukuhan ini.

Ndilalah kersaning Allah, pada 14022014 tersebut Gunung Kelud meletus (mbledhug), memporak-porandakan Kediri Raya dan bahkan melapisi kota-kota di sebelah barat: Madiun, Solo, Yogya dengan abu vilkanik tebal. Kabarnya, abu vulkanik Gunung Kelud ini terbawa angin hingga ke Bandung.

Gunung Kelud, gunung berapi terpendek di pulau Jawa ini telah mengirimkan salam pengukuhan kepada para (calon) saudara kami.

Selain menggeser tanggal, kami juga terpaksa menggeser venue karena situasi dan kondisi. Acara yang sedianya kami siapkan ala-ala Bimmerfest di hamparan tanah lapang luas dengan latar Monumen Simpang Lima Gumul, ikon Kediri yang kami banggakan ini, akhirnya kami geser juga ke sebuah terminal angkutan umum yang kosong masih di sebelah situ juga.

Dengan suasana kota yang masih berantakan dan porak-poranda pasca letusan (bledhug) Gunung Kelud, kami kemudian menginginkan hari kelahiran BMWCCI Kediri Chapter pada 04042014. Namun pengpus BMWCCI baru bisa memberikan tanggal administratif sertifikat pengukuhan pada 20042014.

Berapapun tanggalnya, di hati kami senantiasa tertanam: kami BMWCCI Kediri Chapter telah lahir bersama letusan Gunung Kelud. Inilah penanda alam kelahiran kami.

Itulah first impression saya tentang klub ini. BMWCCI Kediri Chapter ini saya rasakan benar-benar begitu sederhana, sesungguhnya sederhana. Namun sederhana dengan nuansa unik dan nyleneh khas ala Kedirian. Inilah yang membuat saya betah dan nyaman berada di klub ini hingga sekarang dan Insya Allah seterusnya.

Dirgahayu, selamat ulang tahun ke-5 BMWCCI Kediri Chapter. Semoga ke depan kita makin bersinar (5hine). Tetap guyub kompak dalam kekeluargaan. Tetap berprestasi dalam kesederhanaan dan keunikan. Karena kita adalah BMWCCI Kediri Chapter.
😘😘😘😘

#loveyouall
#loveyoualways
#kedirichapter
#sopowaelurahe

  • Ghofar Ilmi K, AG008, Lurah BMWCCI Kediri Chapter 2018-2020.

Arsip

Dari semua aset negara yang ada, arsiplah yang paling berharga. Warisan nasional dari generasi ke generasi yang sangat perlu untuk dilestarikan. Tingkat keberadaban negara dilihat dari pemeliharaan dan pelestarian terhadap arsipnya.

Sir Arthur G, Kanada 1924.

Tak terasa, 2019 ini telah lima tahun usia BMWCCI Kediri Chapter. Konon, ini adalah usia kritikal dalam membentuk perjalanan kebersamaan. Sebuah entitas bisnis mungkin akan menemukan bentuk (manajemen rumah tangga)nya setelah menjalani lima tahun perjalanan. Pun dengan beragam organisasi, institusi, atau entitas apapun. Termasuk klub kecil imut BMWCCI Kediri Chapter ini.

Beragam suka-duka sedih-tawa tangis-gembira memang pada kenyataannya mewarnai perjalanan klub resmi BMW yang berada di kawasan Kediri Raya ini.

Mulai hal-ihwal kendaraan seperti kecelakaan yang dialami warga Kedirian, evakuasi kendaraan rekan yang berkendala di perjalanan. italian tuning tengah malam, ngoprek dan troubleshooting, hingga bersama-sama menyatukan semangat menjalani turing panjang;

atau hal-ihwal kekeluargaan seperti meninggalnya keluarga inti, lahirnya baby bimmer baru Kedirian, warga yang telah bertemu jodohnya dan menikah, arisan emak-emak Bimmernita Kedirian yang ostosmastis sekaligus family gathering, kopdar rutin, datangnya warga-rekan/teman-member/anggota baru maupun warga yang dengan baik-baik pamit secara fisik meninggalkan klub karena satu dan lain hal namun berjanji bahwa hati dan jiwanya masih bersama BMWCCI Kediri Chapter, hingga hal-hal ringan sederhana semacam ngopi dadakan.

Semuanya berbaur menjadi satu dalam tubuh keluarga mungil BMWCCI Kediri Chapter ini.

Sebagai klub BMW resmi, BMWCCI Kediri Chapter memang berpegang hanya pada regulasi klub yang tertuang pada AD/ART. Dan dalam lima tahun perjalanan ini, telah banyak arsip terproduksi karena sebab dijalankannya roda pemerintahan dan manajemen klub. Ada surat resmi, notis/pemberitahuan, poster-poster klub, (e)flyer, banner-banner, hingga foto-foto atau video dokumentasi kegiatan.

Pun dalam kesehariannya, di samping hal resmi klub, banyak hal alamiah kekeluargaan yang berlangsung dan terjadi sebagaimana segenap kisah di atas: kelahiran dan kematian, turing dan kopdar, rembug warga (rapat/meeting) dan ngobrol santai, ngoprek dan troubleshooting, evakuasi unit dan italian tuning, dll.

Semua perjalanan bersama sang waktu tersebut, umumnya terekam dalam segala format rekaman, baik foto, video, atau tulisan yang tercecer mulai dari grup WA internal Kedirian hingga blog resmi seperti yang Anda baca ini.


Meski BMWCCI Kediri Chapter masih baru lima tahun menjalani waktu, namun tiada terasa rekaman perjalanan seiring masa ini begitu bejibun. Khususnya segala berkas dalam format digital, karena memang kebijakan semua publikasi, komunikasi, dan interaksi dalam manajemen dan rumah tangga klub menggunakan saluran digital: IG, FB Page, grup WA internal Kedirian maupun internal BMWCCI, dan email serta cloud storage.

Dari awal-awal yang hanya sedikit menerbitkan surat atau segala macam berkas fisik/tercetak, semakin ke sini bukannya semakin banyak berkas fisik yang terproduksi justru malah sebaliknya: semakin sedikit lagi dan bahkan bisa dibilang sudah nyaris tak pernah ada berkas fisik/tercetak yang diproduksi.

Berkas fisik yang masih diproduksi mungkin hanya banner saja untuk kegiatan-kegiatan klub. Selebihnya, semua dalam bentuk digital. Andai saja panel/layar monitor berukuran super besar bisa murah untuk dibeli atau disewa, banner kegiatan klub mending dipajang melalui panel monitor ekstra raksasa saja. Jadi tak perlu ada banner yang kemudian tak bisa dipakai lagi.

Lainnya banner, surat dan berkas tercetak sepanjang 2018 ini hanya berkas surat-surat saat BMWCCI Kediri Chapter mengajukan pembukaan rekening resmi chapter untuk mewadahi segala transaksi finansial klub.

Alhasil, bisa dikata semua berkas tersimpan dalam lima tahun usia BMWCCI Kediri Chapter adalah berkas dalam format digital.


Metode penyimpanan.

BMWCCI Kediri Chapter memiliki tiga kategori berkas untuk disimpan yang mana klasifikasi berkas ini juga menentukan jenis media penyimpanannya.

  • Berkas mentah, yang bisa disimpan bisa tidak.
  • Berkas dukungan, yang perlu disimpan, namun jika hilang masih bisa direproduksi lagi atau kalaupun toh hilang, tidak akan mengganggu jejak sejarah dan/atau menghilangkan kearsipan itu sendiri.
  • Berkas penting & utama, yang wajib disimpan dan diamankan. Ini meliputi seluruh berkas administrasi rumah-tangga BMWCCI Kediri Chapter.

Berkas mentah biasanya terdiri dari gambar-gambar yang didownload untuk membuat sebuah eflyer dll. Jika gambar ini hilang, maka akan bisa dicari lagi di internet. Berkas-berkas ini cukup disimpan di media penyimpanan harddisk atau bahkan langsung dihapus ketika semua telah purna.

Berkas dukungan biasanya terdiri dari foto atau video kegiatan. Sebenarnya berkas ini penting, sebab jika hilang, semua tidak akan bisa diulang lagi. Namun foto dan video kegiatan biasanya semuanya telah diuanggah ke laman Facebook secara internal, dengan foto-foto/video yang telah terseleksi akan dipublikasikan terbuka melalui beragam akun media sosial resmi BMWCCI Kediri Chapter disamping tetap disimpan di perangkat penyimpanan dengan status tak akan dihapus.

Berkas utama, nah ini yang paling penting: selain tetap disimpan di media penyimpanan, berkas utama ini disimpan juga di awan penyimpan (cloud storage) – bahasa Indonesia masih memadankan dengan istilah penyimpanan awan, sementara izinkan kami di sini menggunakan frasa awan penyimpan(an).

Dalam lima tahun perjalanannya ini, BMWCCI Kediri Chapter ternyata hanya memerlukan satu wadah awan penyimpan, yakni Google Drive -yang (akan) berganti merk dagang menjadi Google One dengan kapasitas gratis 15GB.

Namun dalam lima tahun ini, kapasitas segitu ternyata sudah penuh.

Untungnya kita masih mungkin untuk membuat akun Google baru lagi, hanya dengan berbekas nomor ponsel yang belum teraktivasi untuk membuat akun Google. Di sini artinya kita bisa menambah 15GB lagi, yang asumsinya bisa diisi dengan berkas penting untuk lima tahun ke depan lagi.

Adapun media penyimpanan yang dipakai, saat ini masih menggunakan HDD (hard disk drive) yang di dalamnya berisi piringan magnetik bergerak, yang sekalipun dibuat sangat aman oleh pabrikannya, namun ini masih menyimpan potensi rusak dikarenakan adanya benda bergerak di dalam tubuhnya.

Ke depannya, doakan BMWCCI Kediri Chapter akan memiliki kemampuan untuk menambah inventaris SDD (solid state disk), media simpan terbaru yang berisi chip elektronis yang relatif sangat aman dari benturan, jatuh, dan kecelakaan ringan lainnya.

Seiring dengan semakin murahnya harga komersial awan penyimpan, mungkin ke depannya ada kemungkinan kita semua baiknya mulai memindah semua berkas penting bukan hanya di media simpan saja, melainkan langsung digandakan penyimpanannya ke awan penyimpan.

Hanya saja untuk saat ini, dalam hitung-hitungan kas vs berkas BMWCCI Kediri Chapter, itu semua masih dipandang belum perlu dulu. Sekali lagi ini masih pertimbangan saat ini, yang ke depannya mungkin akan berbeda.

Itulah sedikit cerita dibalik metode pengarsipan yang ada di belakang dapur rumah-tangga BMWCCI Kediri Chapter.

Mohon saran dan masukan rekan-rekan semua sekalian. Terima kasih telah membaca.