BINTANG DAN KOMPUTERNYA.

Bintang Kyoto, adalah junior dari AG009 Lucky Armada yang sedang duduk di bangku Kelas 9. Ia telah lama punya ketertarikan dengan dunia BRAINSOM (branding, informatics, dan social-media) BMWCCI Kediri Chapter.

Beberapa posting di IG-nya disemati penyebutan (mention) pada @bmwccikedirichapter Juga ditempeli logo BMWCCI Kediri Chapter.

Semangat yang luar biasa, meskipun masih banyak yang harus diajarkan kepadanya. Wajar. Semua akan berproses seperti itu dalam bentuknya masing-masing untuk mengejar sesuatu.

Baru saja, Mas Bintang mendapatkan komputer barunya. Sebuah laptop kelas menengah dengan kemampuan yang sebenarnya melebihi apa yang mungkin dibutuhkannya sebagai pelajar sekolah. Namun kemampuan teknis laptopnya ungkin mendadak akan menjadi biasa jika dia sudah berkarya dengan wujud yang sedemikian rupa: poster atau hasil olah-sunting video. Jadi, yaaa baguslah jika komputer yang ia dapatkan itu berspesifikasi “melebihi” kebutuhannya sekarang.

Dia mulai bersemangat dengan apa saja aplikasi yang diperlukan untuk BRAINSOM-ing. Dan bagaimana tata-aturan penggunaan logo resmi BMWCCI Kediri Chapter.

Semangat yang menggebu khas anak remaja. Namun untuk prosesnya, harus dipenetrasikan secara gradual, bertahap, dan berkala. Apaagi saat ini dia hendak menghadapi ujian akhir sekolah, mungkin untuknya cukup diberi pemahaman konsepsional dulu sebelum nantinya baru melangkah ke pemahaman teknis yang lebih mendalam dan perlu fokus serta kemauan yang kebih tinggi agi.

Berkarya dengan dunia grafis-visual itu menyenangkan sekaligus menjemukan. Dan ini sangat susah untuk menjelaskannya. Namun setidaknya: menyenangkan jika kita ditantang untuk menciptakan sesuatu yag hidup, mandiri, dan sepenuhnya memiliki ruang kendali. Namun akan termat sangat enjemukan jika kita harus membuat sesuatu yang mati, jelek, enggak layak untuk diumbar sebagai kebanggaan hanya karena semuanya musti kita lakukan karena kita dibayar oleh klien dan sepenuhnya wajib mengikuti kemauan pribadi mereka yang kadang sesungguhnya susah dipertanggungjawabkan secara estetikal ataupun normatif.

Semoga Mas Bintang dan orang tuanya enggak paham dengan intermezo ini. Karena satu paragraf di atas sesungguhnya memaktub keseluruhan hidup mereka-mereka yang berkecimpung di dunia grafis atau visual. Hahahaha….

Balik ke Mas Bintang, sambil menunggu ujian akhir Kelas 9-nya, mungkin beberapa palikasi ini bisa dipelajari secara konsepsional dulu sebelum nantinya akan terjun ke aplikasi teknisnya.

Inkscape, Aplikasi Pengolah Grafis Kurva.

Sederhananya, ini adalah pensil digital, untuk menggambar secara bebas (freehand), sebagaimana kita semua dulu saat kecil memulai dunia dengan garis, segi, dan lingkaran.

OpenShot, Andalan Tim Brainsom BMWCCI Kediri Chapter.

OpenShot adalah aplikasi penyunting video. Aplikasi yang gratis namun sangat bertenaga ini sayangya memerlukan spesifikasi komputer yang menengaj ke atas. Setidaknya perlu RAM 8 gigabita untuk menjalankannya dengan performa paling bawah.

GIMP dan Photoshop

Keduanya adalah aplikasi pengolah gambar, bukan kurva. GIMP itu bebas diunduh, dan penggunaannya sedikit perlu pemahaman dan kerja keras untuk memahaminya. Sementara Photoshop itu berbayar dan sesungguhnya dia mahal.

Beberapa pengguna Photoshop dengan penggunan yang sederhana akhirnya memilih versi jadulnya yang lahir lebih dari 10 tahun silam.

Namun jika ditelateni, GIMP itu juga teramat sangat bertenaga (powerfull). Hanya saja justru itu tadi, untuk penggunaan yang sangat sederhana, dia kadang malah terkesan agak rumit.

Namun kami dari BRAINSOM BMWCCI Kediri Chapter tetap menyarankan GIMP untuk putra-putri Anda yang tertarik dengan aplikasi olah grafis.

OpenOffice atau LibreOffice

Keduanya adalah aplikasi yang pasti diperlukan oleh semua kalangan yang menggunakan komputer untuk bekerja sekaligus barang yang mungkin sama sekali enggak ada yang kenal dengannya.

Umumnya, semua mengenal MS Word untuk mengetik, MS Excel untuk kalkulasi dan tabulasi, serta MS PowerPoint untuk presentasi.

OpenOffice dan LibreOffice, saudara kembar beda inang pengasuh, punya kemampuan yang sama bertenaganya dan mereka berdua justru gratis & bebas untuk diunduh. Enggak pakai kucing-kucingan dengan tagihan pembayaran jika Anda menggunakan apikasi versi berbayar lainnya.

Kami menyarankan untuk nantinya dipasangi salah satu dari dua alikasi tersebut di komputer putra-putri Anda. Atau jika koneksi internet Anda stabil dan relatif selalu tersedia, lupakan aplikasi offline yang harus dipasang (install) di komputer putra-putri Anda, Gunakan saja Gdocs dan kawan-kawannya untuk bekerja. Ini justru pilihan terbaik menurut kami.

***

Tidak semua komputer putra-putri kita harus diisi aplikasi-aplikasi tersebut di atas. Semua anak dan semua orang tua punya kondisi dan dunianya masing-masing.

Dan enggak semua anak juga perlu punya kemampuan grafis atau visual. Karena setiap anak juga punya preferensi dan dunianya masing-masing.

Dan enggak semua anak yang punya preferenso grafis ataupun visual kelak harus menjadi pekerja di bidang grafis/visual. Sebab untuk kebutuhan personal dan non-komersialpun, itu semua juga masih bisa dimanfaatkan.

Ini pengantar dari kami. Selebihnya, BMWCCI Kediri Chapter akan membikin BRAINSOM for Bimmerkids untuk memperkenalkan dunia brainsom kepada sesiapa yang tertarik.

Nanti. Pelan-pelan dan bertahap.

  • Freema HW, warga BMWCCI Kediri Chapter, salah satu tim BRAINSOM BMWCCI Kediri Chapter.

Bimmerkids Kedirian: tentang sebuah semangat.

Bimmerkid(s) Kedirian adalah julukan kami kepada putra-putri kami yang semuanya selalu antusias mengikuti acara-acara keluarga di lingkup BMWCCI Kediri Chapter.

Putra-putri keluarga Ghofar Ilmi (AG008), yang kebetulan saat tulisan ini diterbitkan beliaunya menjabat Lurah BMWCCI Kediri Chapter, rutin bikin demo heboh, “Ayah, kapan ada ngumpul bersama temen-temen Bimmerkids Kedirian lagi?”

Bu Lurah Retno Ayu cuman bisa geleng-geleng, “Begitulah anak-anak, kalau dengar kegiatan yang berbau BMW, hebohnya minta ampun.”

Lucu lagi dua putri kecil Kak Robert (AG013), Kiandra dan Diva yang masing-masing duduk di TK dan Playgroup. Janjian meeting-point berangkat turing ke Pantai Prigi pukul 12:00. Pukul 10:00 mereka berdua udah ngendon di dalam E46-nya dan enggak mau turun, enggak bisa dikasih tau kalo berangkatya masih nanti.

Ada lagi Kak Bintang yang saat ini duduk di bangku SLTP. Putra sulung Te Lucky Armada (AG009) ini begitu bangga mengunggah potongan video saat turing ke Pantai Prigi.

Unggahan yang luar biasa, sekaligus menjadi pintu masuk bagi kami untuk menanamkan nilai-nilai BMWCCI dan nilai-nilai moral universal khususnya kepadanya dan kepada Bimmerkids Kedirian umumnya.

Unsur BMWCCI-nya kami kasih masukan tentang hal perlogoan, nilai-nilai moral universalnya kami injeksikan tentang semangat belajar demi menggapai cita-cita. Selengkapnya bisa disimak dalam tuangan komen kami di sini:

View this post on Instagram

@bmwccikedirichapter SANTAI BISA,KENCANG PUN AYO

A post shared by Bintangamd23 (@bintang_kyoto23) on

Itu hanya sebagian saja. Bisa dikata, semua Bimmerkids Kedirian seperti itulah antusiasnya, dalam bentuknya masing-masing mengingat usia mereka yang beragam.

Well, kami semua awalnya dipertemukan karena kecintaan kami pada kendaraan Tjap Baling-baling ini. Namun seiring perjalanan waktu, kami semua telah berfusi menjadi sebuah keluarga. Yang bukan cuman berkutat melulu tetang kendaraan, namun juga tentang anak-anak, dan tentang lingkungan sekitar tempat di mana kami berada: budaya, sosial, kemasyarakatan, pendidikan, dan lain sebagainya.

Alhamdulillah, kami justru teramat sangat bahagia menjalani semua ini.

Apa yang kami semua rasakan kebetulan satu semangat yang sama: Tuhan meminjami kami BMW. Adalah tanggung jawab kami untuk “mem-BMW-kan” pola pikir dan pola pandang putra-putri kami, yang dalam terjemahan kami adalah: visioner, smart, open-mind, sekaligus punya prinsip dan pendirian yang kuat.

Kami mohon doa restu dan semua rekan: rekan sesama BMWCCI, rekan lintas klub/komunitas, dan semuanya saja yang membaca tulisan ini: dukung dan doakan kami BMWCCI Kediri Chapter senantiasa bisa menjaga dan menguatkan semangat ini.

Regards,
– BMWCCI Kediri Chapter.
Love you always.

Arisan#2 Bimmernita Kedirian & Family Gathering.

Emak-emak Bimmernita Kedirian kembali menggelar arisan, kali ini putaran kedua, pada hari Minggu tanggal 24 Februari 2019.

Bertempat di salah satu kafe di kawasan Kediri, sebagaimana bulan sebelumnya arisan ini tentu saja sekaligus menjadi ajang pertemuan keluarga.

Bapak-baak, emak-emak, dan anak-anak semua saling menumpahkan kegembiraannya karena kembai bertemu.

Setelah semua hadir, emak-emak langsung menggelar kocokan arisannya di ruang pertemuan (meeting room) yang telah dipesan sebelumnya.

Sementara itu bapak-bapak asyik berkalangan sendiri di luar, karena beberapa dari mereka merokok dan tidak ingin mengganggu pihak lain yang tidak merokok.

Adapun anak-anak, sebagian ada yang di dalam ruangan bersama para bunda mereka: berkaraoke ataupun adu permainan daring, sementara yang masih balita sibuk berloncatan di arena bermain/playground mini yang ada di lokasi.

Setelah kocokan arisan kelar dilanjutkan makan siang bersama.

Usai makan siang, semua -baik para bapak dan emak- berkumpul di ruang pertemuan. Ada sosialisasi tentang BMWCCI dan BMWCCI Kediri Chapter kepada warga Kedirian yang baru gabung atau sebagai refreshment kepada semua warga Kedirian: bahwa BMWCCI adalah klub resmi yang berinduk di BMW Clubs International Council yang berkedudukan di kantor BMW Jerman sana. Dan oleh karenanya, maka BMWCCI harus tunduk kepada ikatan dan aturan yang dikeluarkan oleh BCCM – BMW Clubs and Community Management, alias board of management-nya BMW Clubs International Council.

Sosialisasi ini disampaikan oleh para pengurus BMWCCI Kediri Chapter secara bergantian dengan bahasa yang ringan.

Kemudian sempat akan dibahas juga mengenai agenda ulang tahun BMWCCI Kediri Chapter: apakah hendak menggelar sebuah acara atau cukup tumpengan dan doa bersama saja.

Namun untuk agenda ini belum ada pembahasan sama sekali apalagi lebih lanjut mengingat keterbatasan waktu yang ada dan rencananya akan dibahas lebih intensif dalam kesempatan berikutnya.

Seluruh rangkaian acara kemudian ditutup dengan foto bersama sebelum kemudian semuanya kembali pulang dengan suasana hati yang bahagia plus segumpal harapan untuk kembali bertemu pada bulan selanjutnya.

Sayangnya, karena keterbatasan slot parkir, tidak ada barisan unit yang bisa diabadikan dalam satu jepretan foto bersama. [Jaga Wara]

BMWCCI Kediri Chapter membuka 2019.

“Dengan berkiprahnya emak-emak secara “resmi” di internal rumah tangga klub, diharapkan kekuatan BMWCCI Kediri Chapter sebagai klub yang menomorsatukan keluarga di atas segalanya, mengerucutkan kegiatan dan nuansa klub ke arah keluarga, berangkat dari dan mengembalikan apa yang didapat dari klub kembali ke keluarga akan semakin kuat dan semakin kuat lagi.”

BMWCCI Kediri Chapter, salah satu chapter di bawah klub resmi BMW Car Clubs Indonesia (BMWCCI) yang melingkupi kawasan Kediri Raya dan sekitarnya ini membuka tahun 2019 ini dengan momen sederhana namun spesial.

Ada satu momen yang diwujudkan dalam dua kegiatan dalam satu waktu sekaligus.

Momen tersebut adalah peresmian berdirinya sayap organisasi yakni Bimmernita Kedirian.